Sunday, August 29, 2010

JENDELA - Tak Sekadar Bukaan Biasa


Dalam mendesain sebuah rumah, salah satu elemen yang selalu ada ialah jendela. Sebagai sebuah bukaan, jendela difungsikan sebagai tempat keluar masuknya udara, meneruskan cahaya dari luar, serta tempat untuk melihat pemandangan di luar rumah.
Mengingat pentingnya fungsi  jendela, tentu perencanaannya perlu diperhitungkan dengan matang. Misalnya saja untuk posisi dan luas jendela. Posisi sebaiknya proporsional dengan luas ruangan serta disesuaikan penetrasi cahaya yang masuk pada siang hari.
Biasanya, jendela tinggi tentu memberikan penyebaran cahaya yang baik dan menyeluruh dari luar ke dalam ruangan. Apalagi, bila penempatan masing-masing jendela tidak saling berjauhan.
Sedangkan, bila Anda memilih bentuk jendela yang memanjang horizontal, dipastikan ia akan menyuguhkan paparan cahaya ke arah samping, terlebih di area dekat jendela itu sendiri. Posisi jendela ini mampu menawarkan penyebaran cahaya yang baik dan mampu menerangi dinding di sekeliling jendela yang saling berhadapan.
Bila Anda memiliki tempat tinggal berlantai dua, sebaiknya berikan kerai atau tirai pada jendela di setiap ruangan di lantai atas, untuk membantu menjaga privasi orang di dalam hunian.
Nah, selain itu, sebaiknya Anda juga lebih memerhatikan factor keamanan. Caranya, buatlah ketinggian dinding di bawah jendela pada ruangan di lantai atas paling tidak setinggi 120 cm. Alternatif lain, Anda dapat membuat pagar pengaman atau teralis yang bisa dibuka tutup, yang dapat diaplikasikan pada hunian tidak bertingkat sekalipun.
Perhatikan juga pemandangan di luar rumah. Bila ada satu sudut rumah memiliki pemandangan taman atua kolam hias yang apik, jangan segan untuk memodifikasi luas dan bentuk jendela. Anda bisa memainkan ukuran jendela yang dibuat penuh sampai garis lantai sehingga dapat menyuguhkan pemandangan yang utuh ke halaman luar.
Untuk mempermanis jendela, Anda juga bisa menyematkan kerai atau tirai sesuai selera dan kebutuhan. Misalnya saja tirai di ruang tamu, boleh jadi berbeda jenisnya dengan ruan kerja atau ruang tidur Anda.
Pemilihan daun jendela pun bisa dibuat sesuai kreasi. Sesuaikan dengan konsep hunian. Misalkan hunian bergaya tradisional, Anda dapat menyematkan bingkai dan daun jendela berbahan kayu dan bermotif. Dan dari sisi luar, Anda bisa mempercantik jendela dengan menambahkan kanopi kecil di bagian atas bingkai jendela bagian luar. Ayo maksimalkan jendela rumah Anda!

Kompas Klasika, Sabtu 3 Juli 2010

Cara Jitu Menata Rumah Sempit


Apakah Anda selalu mengeluhkan rumah yang semakin sempit? Sebaiknya Anda tidak perlu terburu-buru memutuskan untuk renovasi. Salah satu kesalahan yang biasa menjadikan rumah tampak sempit adalah penataan furniture dan perabot yang salah. Banyaknya barang yang tidak terpakai tetapi tidak disimpan dengan baik pun bisa menjadi salah satu alasan lain.
                Apabila rumah Anda semakin tampak sempit, Anda sebaiknya mulai menilik kembali barang-barang Anda. Pilihlah barang-barang yang sudah tidak terpakai atau jarang digunakan dan simpanlah di dalam gudang. Anda juga sebaiknya memikirkan kembali penataan ulang furnitur Anda. Meletakkan perabotan di satu sudut ruangan yang sama akan membantu membuat ruang lebih di  rumah Anda.
                Trik lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan menyediakan tempat-tempat penyimpanan yang bersifat praktis sehingga penggunaan ruang lebih efektif, contohnya kitchen set. Biasanya kitchen set menjadi tempat penyimpanan yang paling diidamkan ibu-ibu rumah tangga. Dengan kitchen set, semua perlatan dan perlengkapan dapur bisa disimpan dengan baik sehingga dapur terlihat lebih apik, indah, dan bersih.
                Cara awal membuat tempat penyimpanan adalah dengan menentukan tempat yang tepat. Ada baiknya, sebelum membuat tempat penyimpanan, pikirkan benda Anda tak hanya akan bertambah jumlahnya. Anak-anak yang berkembang akan menambah kebutuhan perlengkapannya. Hidup melajang dan menikah, juga akam membuat dobel jumlah benda dari sebelumnya.
                Dapur bersih dan lega akan tercipta berkat beberapa lemari yang dibuat untuk menyimpan aneka perlengkapan. Bagian tengah ruang diletakkan meja multifungsi sebagai meja makan, serta penyimpan perkakas.
                Memiliki banyak buku tentu memerlukan tempat yang tepat. Rak kayu yang ditempelkan di dinding ini diletakkan tepat di depan sofa, agar setiap kali membaca, buku dapat kembali ke tempatnya dengan mudah.
                Kabinet penyimpan aneka benda ini tentu saja sangat efisien diletakkan di ruang yang tak terlalu besar. Bentuknya yang ramping dapat diletakkan sebagai pembatas ruang.
Kompas Klasika, Jumat 25 Juni 2010